momoclover

Friday, 25 March 2016

Souvenir unik kaktus dan Bunga Hias Pasuruan

    
Haii... bagi kalian yang mau nikah dan masih ribet mikirin souvenir atau mw ngasih sesuatu buat orang tersayang tapi masih bingung mw ngasih apaan, naaaah....sekarang kan lagi musimnya go green yang lagi hits banget niih, dsini ada berbagai macam jenis bunga dan cactus buat souvenir pernikahan, hadiah ulang tahun,  memperindah ruangan , atau mw nambahin koleksi bunga kalian.

    Sedikit pengetahuan buat kalian nih  Kaktus adalah tanaman yang dikenal mampu beradaptasi di iklim panas serta daerah gurun dengan curah hujan amat minim. Fitur anatomi dan fisiologi kaktus membuatnya mampu menghemat air dan bertahan dalam kondisi lingkungan yang keras. Selain tahan banting, tanaman ini juga dikenal karena keindahannya. Banyak orang mengambilnya sebagai tanaman penghias rumah. Jadi pas banget deh buat orang yag kalian sayang ngurusnya gampang banget.

     For your info niiih bagi kalian yang mau order buat souvenir pernikahan dengan  kuantitas banyak harga lebih ekonomis dan harga tergantung dari jenis cactus yang kalian pilih ya :). lokasi aq ada di Pasuruan guys untuk yang mau nanya2 dll bisa fast respons di WA : 085258713073 / 5D1A8DA9. ,, sooo let'sorder yah guys.

 





 


 

 
 

Saturday, 12 March 2016

Kulit Putih Dengan Temulawak (Curcuma xanthorrhiza roxb)

    Image result for temulawak
     Siapa yang tidak mau memiliki kulit putih dan bersih, apalagi kaum hawa yang sekarang ini kulit putih menjadi hal yang wajib dimiliki agar dirinya disebut sebagai wanita cantik. Alam ini menyediakan berbagai hasil alamnya yang bermanfaat bagi manusia untuk memeuhi kebutuhan mereka salah satunya adalah temulawak  (Curcuma xanthorrhiza roxb) yang berkhasiat untuk memutihkan kulit.
     Cara alami dan sehat memiliki kulit bersih dan bersinar adalah dengan rutin mengonsumsi temulawak. Riset resmi Mustarichie dan rekan dari Universitas Padjajaran mengungkap khasiat temulawak sebagai pemutih kulit. Resmi menguji kurkumin, demetoksikurkumin, dan xantorizol dalam curcuma xanthoriza secara invitro terhadap enzim tirosenase dan alfa-melanocyte stimulating hormone. Enzim tirosinase berperan dalam pembentukan pigmen melanin.
     Pancaran sinar matahari berlebih membentuk melanin yang membuat bintik gelap sehingga kulit terlihat lebih kusam. sementara alfa-MSH berfungsi memicu produksi melanin. Para peneliti melakukan simulasi pengaitan antara ketiga zat aktif itu dengan enzim tirosinase dan alfa-MSH untuk menentukan dan memvisualisasikan hubungan antara keduanya. 
     Hasil penelitian itu menunjukkan 3 zat aktif dalam temulawak berkaitan secara spontan dengan enzim tirosinase dan alfa-MSH. xantorizol mudah bertaut pada enzim tirosinase melalui ikatan hidrogen dengan Asn2005. Sementara demetoksikurkumin berpaut pada alfa-MSH melalui 2 ikatan hidrogen dengan His3 dan Arg5. Artinya ketiga zat aktif itu berefek mencegah pembentukan melanin sehingga berpotensi sebagai zat pemutih kulit.

MERANGSANG BUAH NAGA DI LUAR MUSIM

Cara Merangsang Buah Naga Luar Musim :
- Selama tujuh hari pertama diberikan cairan hormon dan NPK dengan unsur K tinggi
- Beri lampu di antara bedeng tanam. Jarak antara lampu satu dan lainnya dalam satu jalur itu sekitar 2         meter
- Nyalakan sekitar hari ke-8 setelah perlakuan penyemprotan hormon. Selama 8 jam sejak pukul 20.00 -    04.00
- Ketika bunga telah bermunculan semprot bagian batang secara menyeluruh dengan campuran hormon       dan NPK dengan unsur N dan K tinggi. 5 hari setelah lampu mulai dinyalakan, frekuensi 3 kali setiap seminggu sekali.
- Pupuk dengan campuran pupuk kandang ayam dan kambing, magnesium, NPK, sekam padi, dan arang dari pembakaran bambu. Frekuensi 1 - 2 bulan sekali
- Untuk menjaga tingkat kemanisan buah,tambahkan fosfor yang dicampur dengan EM4 pada minggu ke 3 setelah tanaman berbunga
- Pertahankan 2 buah dalam setiap sulur sehingga diperoleh buah dengan bobot rata - rata 500 gr

Tuesday, 8 March 2016

Bunga Suci Wijaya Kusuma

Karakteristik dan cara budidaya bunga wijaya kusuma
 

     Tanaman ini berasal dari daratan Amerika Selatan yang kemudian tersebar ke berbagai wilayah di dunia termasuk ke Indonesia. Konon bunga ini masuk ke Indonesia melalui China pada masa kerajaan Majapahit dan bukanlah tanaman asli Indonesia atau malah tanaman endemik Indonesia.
    Nama latin tumbuhan ini adalah Epiphyllum oxypetalum. Namun ada juga yang menganggap nama latin wijayakusuma adalah Epiphyllum anguliger. Keduanya spesies yang berbeda namun memiliki ciri-ciri yang hampir serupa. Hanya bentuk daun E. anguliger berlekuk-lekuk, sehingga kerap disebut juga sebagai ‘kaktus balung iwak’. Bunga wijayakusuma (Epiphyllum oxypetalum) disebut juga sebagai bunga ‘ratu malam’ dan bakawali (Melayu).

     Tumbuhan wijayakusuma merupakan spesies anggota kaktus (famili Cactaceae). Batangnya, berbentuk silindris, terbentuk dari helai daun tua yang mengecil dan mengeras. Tinggi batang dapat mencapai hingga 3 meter. Daun wijaya kusuma berbentuk pipih dan memanjang, berwarna hijau dengan permukaan halus tanpa duri dan tepi daun yang bergelombang. Panjang daun berkisar antara 10-15 cm. Pada tepi daun ini dapat tumbuh daun baru ataupun bunga.
     Bunga berdiameter 10 cm berwarna putih dan berbau wangi. Sedangkan tangkai dan kuncup bunga berwarna merah muda. Wijayakusuma mempunyai buah berbentuk bulat, berwarna merah dengan biji hitam. Perkembangbiakannya bisa menggunakan biji maupun stek daun.
     Keunikan wijayakusuma yang kemudian menjadikannya sarat dengan mitos adalah kebiasaan berbunganya yang hanya terjadi di malam hari. Kuncup bunga mekar pada tengah malam dan sudah layu menjelang pagi hari. Karena itulah wijayakusuma disebut sebagai ratu malam atau night queen.

     karena keunikan inilah banyak orang ingin membudidayakan bunga jenis ini, berikut cara membudidayakan bunga wijaya kusuma :

Alat dan Bahan :
    - Bibit wijaya kusuma
    - Pot
    - Pasir
    - Pupuk kandang
    - Cacahan pakis halus
   -  Tanah humus
   -  Pecahan genteng
    - Air
    - Sekop kecil

Langkah-langkah :
1. Siapkan bibit wijaya kusuma yang bisa dibeli di toko-toko pertanian terdekat. Anda juga dapat membuat bibit sendiri melalui stek batang yaitu dengan memotong batang tanaman yang sehat dan segar sepanjang 12-18 cm. Kemudian batang diangin-anginkan selama 2-3 hari, lalu tanamkan pangkal batang di media tanam sedalam 5-7 cm.
    Wijaya kusuma menyukai media tanam yang subur, bersih, dan porous. Anda bisa membuat media tanam ini dengan mencampurkan pasir, pupuk kandang, cacahan pakis halus, dan tanah humus dengan perbandingan 2:3:1:4 atau 1:3:2:4. Setelah itu, media tanam yang sudah tercampur rata tersebut dimasukkan ke dalam pot dengan diberi alas berupa pecahan genteng sebagai penahan. 

2. Pola penyiraman wijaya kusuma sebaiknya disesuaikan dengan kondisi iklim di daerah setempat. Apabila kemarau, tanaman dapat disiram sebanyak dua kali sehari sehingga kebutuhan air tercukupi. Sebaliknya di saat musim penghujan, kurangi frekuensi penyiraman menjadi dua hari sekali atau disesuaikan dengan tingkat kelembaban media tanam. Kondisi media tanam yang terlalu lama akan mengakibatkan akar bunga wijaya kusuma membusuk dan tanaman pun mati.

3. Pemupukan ulang wijaya kusuma bisa dilakukan sebulan setelah penanaman. Idealnya, pemupukan ini menggunakan pupuk NPK dengan komposisi yang seimbang. Dosis yang dipakai sebanyak satu sendok teh per tanaman atau disesuaikan dengan saran masing-masing produk pupuk.
    
4. Penyiangan harus dilakukan secara rutin guna mencegah tumbuhnya gulma di pot tanaman. Perawatan juga termasuk pemberian fungsida dan insektisida dengan teratur, serta pemangkasan bagian-bagian tanaman yang berpenyakit.

terima kasih semoga bermnfaat :)

Monday, 7 March 2016

SERANGGA SEBAGAI HAMA TANAMAN

 SERANGGA SEBAGAI HAMA TANAMAN

     wikipedia meneyebutkan Hama adalah organisme yang dianggap merugikan dan tak diinginkan dalam kegiatan sehari-hari manusia. Walaupun dapat digunakan untuk semua organisme, dalam praktik istilah ini paling sering dipakai hanya kepada hewan.
     Suatu hewan juga dapat disebut hama jika menyebabkan kerusakan pada ekosistem alami atau menjadi agen penyebaran penyakit dalam habitat manusia. Contohnya adalah organisme yang menjadi vektor penyakit bagi manusia, seperti tikus dan lalat yang membawa berbagai wabah, atau nyamuk yang menjadi vektor malaria.
     Dalam pertanian, hama adalah organisme pengganggu tanaman yang menimbulkan kerusakan secara fisik, dan ke dalamnya praktis adalah semua hewan yang menyebabkan kerugian dalam pertanian.
     Hama pada tanaman pertanian meliputi mikroba patogen penyebab penyakit (virus, mikroplasma, bakteri, dan fungi), nematoda parasit tanaman, gulma, vertebrata (rodensia, burung, mamalia lain), atropoda (serangga, tungau, dan milipedes), serta moluska.
     Pemahaman terhadap jenis - jenis hama memang sangat membantu untuk mengetahui kekuatan dan keterbatasan dalam penerapan pengendalian hama. Ada beberapa kategori yang digunakan untuk mengolongkan serangga hama dan kerusakannya dijelaskan sebagai berikut :

1. Cara Makan
berdasarkan tipe alat mulutnya, hama tanaman digolongkan menjadi dua, yaitu tipe pemakan (chewing type) dan tipe penghisap (sucking type).
a. serangga hama tipe pemakan
     Mempunyai mandibula yang digunakan untuk mengigit dan mengunyah makanan sehigga tanaman yang terserang oleh hama jenis ini akan menunjukkan kerusakan seperti defoliasi daun, lubang pada daun dan buah, korokan pada daun, gerekan pada daun,, gerekan pada buah dan batang, dan kerusakan akar.
Contoh dari hama tipe pengunyah adalah ulat, lepitodera, belalalang, kumbang dan larva (uret), serta larva dari sawfly.
  


b. Serangga hama tipe penghisap 
     Mempunyai modifikasi alat mulut untuk menghisap cairan tanaman. Pada populasi yang tinggi hama jenis ini menghasilkan saliva selama aktifitas makannya, yang menyebabkan terjadinya distorsi pertumbuhan tanaman atau menyebabkan tanaman menjadi sakit.
serangga hama tipepenghisap antara lain seperti kutu, wereng, kepik, kutuputih, kutu kebul dan kutu perisai.
 

 2. Lokasi makan
     Serangga hama makan pada berbagai lokasi bagian tanaman seperti daun, batang, akar, buah, kulit phon, ranting, biji, bunga, dan umbi. Setiap serangga terspesialisasi lokasi makannya, serangga dengan tipe metamorfosis sempurna umumnya hanya makan pada satu lokasi bagian tanaman pada saat masih berupa larva dan pada beberapa lokasi pada saat imago/ dewasa, contoh, penggerek jagung akan menggerek batang jagung sewaktu larva, sementara pada saat imago akan mencari nektar dari berbagai jenis tanaman.

3. Kerusakan 
     Berdasarkan jenis kerusakan tanaman akibat hama dibedakan menjadi dua yaitu kerusakan langsung dan tidak langsung. kerusakan langsung contohnya serangan hama ulat yang mampu mendefoliasi daun, tanaman sementara belalang menghabiskan daun dan batang tanaman.
     Sedangkan kerusakan tidak langsung contohnya aktivitas makan serangga pada bagian akar menyebabkan tanaman kehilangan vigoritas, stress, yang juga menyebabkan hilangnya hasil tanaman. Kerusakan langsung dan tidk langsung akibat seranga hama berhubunga erat dengan stadia perkembangan hama, stadia perkembangan tanaman, dan jenis tanaman.

4. Tingkat Keparahan Kerusakan
     Tidak semua serangga hama mengakibatkan tingkat kerusakan yang parah. parah tidaknya kerusakan sangat ditentukan oleh jenis serangga, lokasi tanaman, dan faktor ligkungan. Hama yang menyebabkan tingkat kerusakan yang parah sering dikenal dengan key pest (hama utama). Hama sekunder (Secondary or occasional pests) sering diartikan sebagai hama yang selalu ada pada tanaman pertanaman tetapi populasinya selalu berada pada tingkat tidak merusak.